Eco-Friendly: Pelatihan Pengelolaan Limbah Organik Menjadi Eco- Enzyme

Nurhidayah Nurhidayah, Mohamad Bastomi, Abu Sofyan, Difla Nur Maulida, Syanggie Faizal Putra

Abstract


Masalah sampah organik yang dihadapi ibu rumah tangga adalah banyaknya sampah yang terbuang percuma dan tidak dikelola dengan baik. Sampah organik biasanya dibuang di tempat terbuka, saluran air atau dibakar. Namun, mengurai sampah melalui proses alami membutuhkan waktu lama dan mahal. Untuk mengatasi masalah tersebut juga dijelaskan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan cara pengelolaan sampah organik sebagai enzim ekologis. Eco-enzyme adalah cairan multifungsi yang dihasilkan dari proses fermentasi limbah organik. Metode yang digunakan dalam kampanye ini adalah melalui sosialisasi, pelatihan dan pendampingan. Acara tersebut berhasil membekali masyarakat dengan keterampilan mengolah sampah menjadi enzim ekologis. Enzim ekologis ini membantu orang menanam sayuran organik karena berasal dari limbah sayuran dan buah yang tidak terpakai. Pembuatan eco-enzyme cocok untuk skala rumahan karena proses pembuatannya sederhana dan tidak berasa, serta limbahnya cepat terurai. Keberhasilan kegiatan ini sangat bermanfaat baik bagi warga maupun lingkungan.

ABSTRACT

Organic waste is one of the problems many housewives face. There is a lot of organic waste that goes to waste. The management of organic waste is ineffective, and dumping in open spaces, rivers, and incineration are still the main forms. On the other hand, breaking down waste through natural processes requires a long time and costly treatment. This non-profit effort aims to create a way to turn organic household waste into ecological enzymes. Organic waste can be used as raw material for the production of ecological enzymes and can be used as liquid fertilizer for plants. Eco-Enzyme is a multifunctional liquid made from a fermentation process. The delivery method for this training is preparation, training and support. The event successfully promoted community capacity to process waste into ecological enzymes. Considering that Ecozyme itself comes from vegetables and fruits that are no longer used, Ecozyme can help communities grow organic vegetable crops. The production of ecological enzymes is very suitable for the family scale because it is not difficult to produce, simple, does not emit bad smell, and the waste decomposes quickly, so this activity is very beneficial to the community and the environment.

Keywords


Eco-enzim, limbah organik, pupuk cair.

References


Alkdri & Asmara. 2020. Pelatihan Pembuatan Eco-enzyme Sebagi Handsinitizer dan Desinfektan Pada Masyrakat Dusun MargoSari Desa Rasau Jaya Tiga Dalam Upaya ewujudkan Desa Mandiri Tangguh Covid-19 Berbasis Eco-Community. Buletin al- Ribaath, Hal: 98-103

Dewi, D. 2021. Pelatihan Pembuatan Eco-enzyme Bersama Komunitas Eco-enzyme Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan. Jurnal Pengabdian Inovasi Lasdhan Basah Unggul, 01 (01): 67-76.

Maharani, dkk. 2022. Pelatihan Pembuatan Dan Pemanfaatan Eco-Enzyme Dari Sampah Organik Rumah Tangga Pada Warga Binawidya. Jurnal Sains dan Teknologi, 03 (01): 246-250.

Ngurah, dkk. 2020. Pengelolaan Sampah Organik Di SD Negeri 05 Panji. Proceding

Senadimas Undiksha, 1082-1085. Bali.Pranata, dkk. 2021. Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Dengan metode Eco-Enzyme. Journal of Community Service, 01 (01): 171- 178.

Sari, dkk. 2021. Pelatihan Pemanfaatan Sampah Organik Sebagai Bahan Eco- enzyme untuk Pembuatan Pupuk Cair, Desinfektan dan Handsanitizer. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 02 (03): 323-330.

Tangpou dan Kondou. 2022. Edukasi pemanfaatan Eco- Enzyme hasil Fermentasi Sampah Organik Rumah Tangga menjadi Hand- sanitizer di Kelurahan Meras Manado. Journal The Studies of Social Science, 04 (01): 01-09.

Yuliono. 2021. Peningkatan Kesehatan Masyarakat Teluk Batang Secara Mandiri Melalui Pembuatan Handsinitizer dan Desinfektan Berbasis Eco- enzyme dari Limbah Sayuran dan Buah. Journal of Community Engagement in Health, 04 (02): 371-372.




DOI: https://doi.org/10.36914/jkum.v4i1.874

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM)

Publisher: Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita Copyright Web Analytics Made Easy - Statcounter